Media Massa sebagai "Agent of Change"
Media Massa sebagai "Agent of Change"

Media Massa pada saat ini memiliki posisi yang sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari. khususnya pada khalayak masyarakat. hingga suatu saat menjadi sebuah pelopor perubahan dalam lingkungan publik, yang dapat mempengaruhi khalayak melalui sebuah pesan, bisa berupa informasi, pendidikan, bahkan juga lewat hiburan, Media massa juga berperan dalam mencegah perkembangan budaya yang justru merusak peradaban manusia dan masyarakat.
Meskipun peran dan posisi Media Massa sangat penting dalam khalayak, masyarakat juga harus berhati-hati dengan media itu sendiri, karena mengingat sifat nya yang begitu fleksibel dan menyebar sangat cepat. Dengan begini Media Massa dikatakan sebagai komunikasi massa yang berperan sebagai komunikator (Agent of Change).
"Media massa adalah lembaga yang berperan sebagai agen perubahan, yaitu lembaga yang memimpin perubahan."
Nah, dalam menjalankan sebuah paradigma media massa juga memiliki beberapa peran, yakni.
- Sebagai Media Pendidikan (Fungsi Edukasi), yaitu perannya sebagai media pendidikan. Media massa adalah salah satu media yang menumbuhkan kecerdasan, keterbukaan pikiran, dan setiap saat menjadi masyarakat yang maju.
- Media massa juga menjadi salah satu jenis media informasi, yaitu media yang setiap saat menyebarkan informasi kepada publik. Informasi yang disebarkan juga terbukti jujur kepada publik. Selain itu, informasi yang banyak dimiliki oleh masyarakat menjadikan masyarakat sebagai komunitas dunia yang dapat berpartisipasi dengan berbagai kemampuannya.
- Sebagai media untuk melestarikan budaya, artinya dari media massa ini bisa mendorong perkembangan budaya yang bermanfaat bagi moral masyarakat dan masyarakat, dan berperan mencegah perkembangan budaya, karena perkembangan budaya justru merusak peradaban manusia dan masyarakat.
- Sebagai media yang menghibur, masyarakat lebih menikmati acara yang disiarkan oleh televisi dibandingkan media lainnya sebab dengan televisi, masyarakat dapat melihat dan mendengar perstiwa yang disampaikan.
Media Massa sebagai Agent of Change dalam hidup bermasyarakat
- Koran
Sekian tahun lalu keberadaan koran dianggap segera berakhir. Jika dapat bertahan setelah adanya televisi, koran dinilai tidak akan banyak berpengaruh lagi. Pandangan ini memiliki alasan, karena banyak koran di kota-kota besar terpaksa gulung tikar. Namun seiring berjalannya waktu, koran terbukti mampu bertahan, meskipun prosesnya memang tidak mudah. Sekalipun sebagian koran terbesar gagal bertahan, koran-koran yang mampu menyajikan pelayanan baru, khususnya di daerah pinggir kota yang berhasil menyelamatkan diri. - Radio
Radio semakin mendapat tekanan dari televisi, tetapi masih memiliki jumlah pengikut yang besar. Trennya, jangkauan siaran radio semakin sempit, sehingga radio hanya bisa bertahan di area yang kecil. Tantangannya tidak kalah dengan yang dihadapi oleh koran, tetapi penemuan transistor dapat membuat radio lebih canggih, karena bisa mengikuti perkembangan zaman. - Televisi
Televisi merupakan media baru setelah hadirnya radio. Masyarakat lebih menikmati acara yang disiarkan oleh televisi dibandingkan media lainnya sebab dengan televisi, masyarakat dapat melihat dan mendengar perstiwa yang disampaikan. Berdasarkan dua jenis media massa tersebut setiap media memiliki sejarah dan karakteristik yang berbeda sehingga baik media cetak ataupun siaran sangat dibutuhkan sebagai sarana komunikasi massa.
Kesimpulan yang dapat disampaikan terhadap Media Massa sebagai Agent of Change
- https://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/1265/13/BOOK_R_Darmastuti_Media_Relations_Bab_5.pdf
- https://core.ac.uk/download/pdf/33518533.pdf
- https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/tasamuh/article/download/548/258/
- http://lib.ui.ac.id/file?file=pdf/abstrak-76041.pdf
Komentar
Posting Komentar